Pagi ini begitu indah terasa Masih campur tangan Tuhan yang pastinya Tapi, seperti ada sesuatu yang berbeda Sebentar, hhhhhhuuuuuuuuhhh.... Apa yahh? Aku mulai mencari apa yang berbeda Ku dekati bunga didepan rumahku Ku hirup, hhhhuuuuuuhhh... Tidak, tapi bukan bunga Kemudian aku melangkah kecil kejalan depan rumah ; Kulihat sepanjang Gang rumahku masih sama Aku merenung sembari berpikir tapi tak keras heemmm, Apa yah ? Oh tidak! Aku lupa Iya aku lupa mengecheck Whatsapp ku pagi ini; hemm... Oh oke project di acc Apa ? Oh Tuhan.... maaf maaf "Pagi sayang, jangan lupa sarapan yah", bacaku : Ya Tuhan, aku lupa telah menyudahi masa LDR ku "Pagi juga sayang, iya kamu juga yah", balasku duuuh, bisa-bisanya aku lupa Emang yah kelamaan sendiri itu ribet ribet bikin kamu harus mulai belajar kembali ketika sudah bersama "dia" ribet bikin kamu memulai untuk saling menahan ego dan menerima pendapat Tapi yah namanya juga cinta, dia kan buta...
Sore waktu setempat Aku terpaut waktu dan terikat Pukul 17:45 aku melihat Tepat didepan ada dia yang meratap Kulihat dia dari jarak yg tak jauh yang pasti dapat kusentuh terkejut dia melihatku; "Tuan, apakah kau yang di tunjuk Tuhan?" Sekeliling tampak kosong senyap dari suara Distorsi dari hati mengganggu suasana "Maaf, aku adalah kehampaan yang tak sengaja melihatmu" "Lantas siapakah dirimu ? Apakah kau arjuna?" dia bertanya Semakin hening hatiku bertanya kegaduhan logika dan hati tak dapat kureda "Arjuna? apakah itu dia?" "Tidak bukan dia, tapi anda." Aku menatap dia dengan kosong kulihat dari matanya tidak berbohong Sayup senyumnya dengan matanya seperti menjukku berbeda Ohtidak Tuhan, jangan dia.