Sore waktu setempat Aku terpaut waktu dan terikat Pukul 17:45 aku melihat Tepat didepan ada dia yang meratap Kulihat dia dari jarak yg tak jauh yang pasti dapat kusentuh terkejut dia melihatku; "Tuan, apakah kau yang di tunjuk Tuhan?" Sekeliling tampak kosong senyap dari suara Distorsi dari hati mengganggu suasana "Maaf, aku adalah kehampaan yang tak sengaja melihatmu" "Lantas siapakah dirimu ? Apakah kau arjuna?" dia bertanya Semakin hening hatiku bertanya kegaduhan logika dan hati tak dapat kureda "Arjuna? apakah itu dia?" "Tidak bukan dia, tapi anda." Aku menatap dia dengan kosong kulihat dari matanya tidak berbohong Sayup senyumnya dengan matanya seperti menjukku berbeda Ohtidak Tuhan, jangan dia.